Lahan KAI di Stasiun Tanah Abang dan Kampung Bandan akan Dibangun Hunian

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria meninjau sejumlah lahan milik PT KAI di sejumlah titik wilayah Jakarta pada Ahad (5/4/2026). Keduanya didampingi sejumlah petinggi PT KAI dalam memetakan lahan yang nantinya digunakan untuk pembangunan hunian masyarakat.

Peninjauan itu bagian dari instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur rel. RI 1 menugaskan PT KAI menyiapkan lahan untuk hunian layak terjangkau bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan menggunakan Kereta Inspeksi menyusuri lintas Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Kampung Bandan, termasuk area bongkaran Blok E dan F serta kawasan Kampung Bandan Blok A. Dari atas rangkaian, rombongan meninjau langsung kondisi eksisting permukiman di sekitar jalur rel sebagai bagian dari proses inventarisasi awal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan aset KAI di Jalan Kemukus, Jakarta Pusat, yang menjadi salah satu alternatif lokasi pemetaan kawasan yang ditata secara bertahap. Kunjungan kemudian berlanjut kembali ke aset di sekitar Stasiun Tanah Abang dan Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng sebagai referensi hunian terstruktur dalam mendukung penataan kawasan bantaran rel.

Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan, pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam kunjungan tersebut, kata dia, sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta telah menghasilkan langkah konkret berupa kesiapan pembangunan rumah susun di atas lahan negara.

"Kami bekerja cepat untuk kepentingan rakyat, dan hari ini sudah ada langkah konkret melalui rencana pembangunan rumah susun di lahan negara. Ini merupakan hasil sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta untuk menghadirkan hunian yang lebih layak dan terjangkau bagi masyarakat," ujar Maruarar.

COO Danantara Dony Oskaria menyampaikan, penyiapan lahan dan pembangunan hunian merupakan bagian dari komitmen pemerintah dan BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Dia menekankan, kolaborasi antarkementerian dan BUMN menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program perumahan di berbagai wilayah, khususnya di kawasan tingkat kepadatan tinggi.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Melalui sinergi antara Kementerian dan BUMN, kami optimistis penyediaan perumahan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia," ucap Dony.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan, peninjauan tersebut menjadi bagian dari langkah percepatan dalam proses inventarisasi kawasan dan penyusunan penataan yang dilakukan secara bertahap. Dia pun siap membebaskan lahan milik KAI yang sebagian masih dihuni ilegal oleh sejumlah pihak.

"KAI segera melakukan inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel yang dimulai dari titik prioritas dan akan diperluas ke wilayah lain. Langkah ini berjalan bersamaan dengan pengamanan area perkeretaapian serta koordinasi dengan kementerian terkait untuk penyiapan solusi hunian," kata Bobby.

Read Entire Article
Food |