Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Bandara Internasional Ben Gurion, di Lod, dekat Tel Aviv (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Angkatan bersenjata Iran pada Sabtu (4/4/2026) mengumumkan telah melancarkan serangan dengan pesawat tak berawak atau drone terhadap Bandara Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Israel.
"Pagi ini, para pejuang pemberani tentara Iran melancarkan serangan drone skala penuh terhadap menara pengamatan baru, menara pengamatan Terminal 1 dan 2, sistem navigasi, antena, dan radar rezim Zionis di bandara ini," kata militer Iran, seperti dikutip oleh Perusahaan Televisi dan Radio negara Iran.
"[Serangan tersebut] Sebagai balasan atas penggunaan Bandara Ben Gurion secara terus-menerus oleh tentara [AS dan Israel] ke Iran tercinta kami, dan sebagai balasan atas kejahatan dan agresi musuh Amerika-Zionis," imbuh pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengatakan bahwa lokasi PLTN Bushehr diserang oleh AS dan Israel, dan menewaskan salah satu karyawannya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyampaikan keprihatinannya. "Kami semakin prihatin dengan laporan serangan rudal baru terhadap PLTN Bushehr pada 4 April. Kami tengah mempelajari informasi yang masuk mengenai masalah ini. Kami mengecam keras aksi kejam yang menyebabkan korban jiwa ini," kata Zakharova.
Ia lantas mendesak agar serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk PLTN Bushehr, dihentikan untuk "mencegah hal terburuk." "Pihak Rusia melakukan segala upaya untuk menarik perhatian komunitas internasional dan publik global terhadap fakta bahwa situasi di PLTN Bushehr semakin berbahaya," imbuhnya.
Iran telah menyerang wilayah Israel dan sasaran militer AS di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi militer gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari. Hari pertama aksi militer tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sementara sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga dibom.
Iran memperkirakan jumlah korban tewas akibat serangan itu mencapai lebih dari 1.200 orang.
sumber : Antara

7 hours ago
7




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)

















