BKKBN Babel Galang Sinergi Lintas Sektor untuk Turunkan Tengkes

4 hours ago 5

BKKBN Babel tingkatkan kualitas keluarga turunkan tengkes.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG, – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggalang koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan kasus tengkes dan meningkatkan kualitas keluarga. Kepala Perwakilan BKKBN Babel, Fazar Supriadi Sentosa, menyampaikan hal ini dalam rapat koordinasi di Pangkalpinang, Selasa.

Pertemuan yang akan berlangsung pada Rabu (8/4) ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung implementasi Program Bangga Kencana. "Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan tengkes serta peningkatan kualitas keluarga di Babel," ujar Fazar.

Koordinasi yang kuat antar-lini diharapkan dapat mengawal program prioritas Presiden dalam meningkatkan kualitas dan kesejahteraan keluarga, serta mempercepat penurunan tengkes di wilayah Babel. Pertemuan ini juga akan membahas arahan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, penandatanganan nota kesepahaman, dan penyerahan bantuan Program Genting kepada keluarga berisiko tengkes.

Isu strategis seperti Program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga akan menjadi agenda pertemuan. Evaluasi pelaksanaan Program Bangga Kencana tahun 2025 dan penguatan komitmen mitra kerja dalam mendukung program prioritas turut dibahas. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 150 peserta dari berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, forkopimda, organisasi perangkat daerah, Dinas Kesehatan, Bappeda, dan mitra strategis lainnya.

"Partisipasi ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Komitmen ini bertujuan untuk menghadirkan program yang lebih terintegrasi, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keluarga berkualitas serta percepatan penurunan tengkes menuju Indonesia Emas 2045," tambah Fazar.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |